Tips Pembuatan Kolam Untuk Budidaya Belut

Tips Pembuatan Kolam Untuk Budidaya Belut

Saat Anda memutuskan untuk membudidayakan belut merupakan pilihan yang tepat. Mengapa demikian? Dengan budidaya belut, Anda akan mendapatkan teunggulan, baik dari kandungan gizi yang terkandung, di dalam belut rtu sendiri, maupun manfaatnya untuk tubuh Anda. Keunggulan merupakan suatu kelebihan yang dimilikl oleh suatu benda atau barang. Setiap keunggulan, i pasti ada kelemahannya. Sama seperti media yang akan digunakan untuk budidaya belut memiliki keuntungan dan kelemahan yang dilihat dari berbagai aspek. Untuk itu, sebelum membudidayakan belut, Anda harus pandai dan cermat dalam memperhitungkan jenis media apa yang akan digunakan yang sesuai dengan modal yang dimiliki.

Berdasarkan hal tersebut, sepertinya Anda harus tertarik untuk mengetahui kandungan gizi yang terdapat dalam belut, manfaatnya bagi tubuh, serta mengetahui keuntungan dan kelemahan dalam penggunaan media ‘ belut. Oengan mengetahui kandungan dan manfaat belut, 1 Anda pasti ingin mulai usaha budidaya belut. PenasaranS bukan? Untuk lebih jelasnya, Anda dapat menyimak penjelasan berikut.

A. Kandungan Gizi dalam Belut

Meskipun sebagian orang menganggap belut sebagai hewan menjijikan, tetapi tahukah Anda bahwa di dalam tubuhnya mengandung berbagai jenis kandungan gizi yang sangat baik bagi kesehatan manusia. Ada beberapa zat yang mengandung gizi dalam belut, antara lain sebagai berikut.

1.Protein

Dalam belut terkandung protein yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan protein yang terdapat dalam telur ayam. Selain itu, dalam protein belut juga terkandung asam amino yang cukup baik, yaitu leusin, isoleusin, asam aspartat, dan asam glutamat. Leusin dan isoleusin mengandung asam amino esensial yang sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak. Asam glutamat dalam belut berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan glutamat juga dapat menyebakan belut memiliki rasa yang gurih tanpa harus ditambah monosodium glutamat (MSG) dalam proses pemasakannya.

2. Sumber Energi

Nilai energi yang terkandung dalam belut juga lebih tinggi dibandingkan dengan energi yang ada dalam telur dan daging sapi. Untuk itu, belut sangat baik dikonsumsi oleh berbagai keiompok usia, mulai dari bayi hingga usia lanjut.

a. Vitamin

Jenis vitamin yang ada dalam belut adalah vitamin A dan vitamin B. Belut sangat baik dikonsumsi, karena berguna dalam pemeliharaan sel epitel. Selain itu, vitamin A yang terkandung dalam belut juga berfungsi untuk pertumbuhan, penglihatan, dan proses reproduksi. Sementara itu, vitamin B yang ada dalam belut berfungsi dalam proses metabolisme tubuh dan membantu dalam proses pembentukan protein, hormon, dan sel darah merah.

b.  Zat Besi

Dalam tubuh belut terkandung zat gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan zat gizi yang ada dalam telur dan daging. Dengan mengonsumsi belut setiap hari; maka kebutuhan akan zat gizi dalam tubuh akan terpenuhi dengan baik. Zat besi yang terkandung dalam belut berfungsi membantu pembentukan hemoglobin darah, sehingga bisa membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Selain itu, zat besi juga berfungsi untuk meningkatkan sistem imun tubuh manusia, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

c. Fosfor

Kandungan fosfor yang ada dalam belut lebih besar bila J dibandingkan dengan kandungan fosfor yang ada dalam; telur. Fosfor berfungsi untuk pembentukan massa tulang, sehingga tuiang menjadi kokoh dan kuat. Fosfor juga dapat memberikan energi pada metabolisme lemak dan karbohidrat. Untuk itu, belut sangat cocok dikonsumsi oleh ‘ ibu hamil untuk pembentukan tulang janin.

d. Lemak

Belut juga mengandung lemak tinggi. KandunganJ lemaknya hampir setara dengan lemak yang ada dalam | daging babi. Untuk itu, Anda harus berhati-hati saat ; mengonsumsi belut, karena mengandung kolesterol tinggi yang cukup berbahaya bagi kesehatan

B.Manfaat Belut Bagi Kesehatan

Kandungan gizi yang terdapat dalam belut, tentu saja mengandung manfaat yang baik juga bagi tubuh dan kesehatan manusia. Setiap manfaat akan memberikan keuntungan bagi kita. Sama halnya dengan manfaat yang dihasilkan dari belut, akan menghasilkan keuntungan bagi Anda yang mengonsumsinya. Ada beberapa manfaat dari mengonsumsi daging belut, antara lain sebagai berikut:

1. Mampu menyediakan protein hewani yang baik bagi tubuh.

2. Membantu memperkuat tulang dan gigi.

3. Dapat digunakan untuk penambah darah.

4. Belut dapat digunakan sebagai obat dan pencegah suatu penyakit.

5. Dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehari-hari.

6. Sebagai pemenuh kebutuhan dalam negeri maupun komoditas ekspor.

Selain itu, belut yang sudah melalui proses pengolahan juga dapat memberikan manfaat apabila dilihat dari efek farmatologis. Pemanfaatan tersebut, antara lain sebagai berikut.

1. Darah dan lendir yang terdapat dalam belut dapat digunakan sebagai obat katarak.

2. Belut yang sudah diolah (pepes belut) dapat digunakan sebagai obat bagi yang ingin mendapatkan keturunan.

3. Bagian kepala belut berguna bagi penderita hipotensi.

C. Keuntungan dan Kelemahan Budidaya Belut di Berbagai Media

Seperti anda ketahui bahwa untuk budidaya belut di alahan sempit,anda dapat menggunakan media. Media-media tersebut antara lain kolam tanah, kolam semen atau kolam tembok, terpal, tong/drum, dan sebagainya. Berbagai jenis media yang digunakan untuk budidaya belut ini memiliki keuntungan dan kelemahan. Untuk mengetahui berbagai keuntungan dan kelemahan jenis-jenis media tersebut, akan kita bahas satu per satu.

1.Kolam Tembok Atau Semen

Tips Budidaya Belut Cepat Panen

Kolam tembok merupakan jenis kolam yang digunakan untuk budidaya belut dengan cara membangun kolam-kolam permanen pada dasar atau dinding kolam, sehingga bagian dalam kolam tertutup oleh semen (bukan tanah). Kolam tembok yang akan Anda gunakan untuk budidaya belut memiliki keuntungan dan kelemahan, antara lain sebagai berikut:

Keuntungan
Kolam Tembok

Kerugian
kolam tembok

Kolam
Lebih Awet

sangat
tinggi.

Aman dari gangguan

binatang.

 

Memudahkan
dalam sistem pengairan

 

Lebih
fleksibel dalam berbagai hal.

 

Apabila dilihat dari keuntungan dan kelemahan kolam tembok, maka dapat disimpulkan bahwa kolam tembok banyak memberikan keuntungan bagi Anda. Namun dari segi pembuatannya, bagi para peternak yang memulai dari modal kecil akan merasa kesulitan dalam membuat kolam tembok karena diperlukan biaya yang mahal.

2.Kolam Tanah

Kolam tanah merupakan salah satu jenis kolam yang digunakan untuk budidaya belut yang dibuat dengan cara mencangkul tanah hingga kedalaman tertentu yang: diinginkan atau sesuai kebutuhan, sehingga air dapat memenuhi kolam. Kolam tanah yang akan Anda gunakan untuk budidaya belut memiliki keuntungan dan kelemahan antara lain sebagai berikut:

Keuntungan Kolam Tanah

Kelemahan Kolam Tanah

Mudah pembuatannya.

 

Mengalami kesulitanj dalam pengaturan air.

 

Biaya yang dikeluarkan sangat murah

 

Kolam mudah rusak.

 

 

Kemungkinan rentan terhadap penyakit.

 

 

Kesulitan dalam pe- manenan karena belut suka membuat lubang
pada tanah

 

Apabbila dilihat dari keuntungan dan kelemahan kolam tanah, maka dapat disimpulkan bahwa kolam tanah lebih
banyak kelemahannya. Untuk itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan kolam tanah saat akan membudidayakan belut. Biasanya, jenis kolam tanah yang banyak digunakan  untuk budidaya belut secara subsistem adalah combera atau empang.

2.Kolam Terpal

Kolam terpal me-rupakan kolam yang digunakan untuk budidaya belut yang terbuat dari terpal plastik yang dibentangkan sedemikian rupa, sehingga membentuk sebuah kolam. Kolam terpal yang akan Anda gunakan untuk budidaya belut memiliki keuntungan dan kelemahan, antara lain sebagai berikut:

Keuntungan Kolam Terpal

 

Kelemahan Kolam Terpal

 

Biaya pembuatan murah.

 

Kolam ini tidak seawet kolam tembok.

 

Kolam dibuat menggunakan terpal yang dibentuk menyerupai kolam.

 

Memiliki ukuran terbatas karena disesuaikan dengan ukuran terpal.

 

BACA JUGA: Jenis Belut Yang Cocok Untuk Budi Daya

Demikian Tips Pembuatan Kolam Untuk Budidaya Belut.Semoga bermanfaat

Tips Pembuatan Kolam Untuk Budidaya Belut | seputarikan | 4.5