1001 Cara Lengkap Budidaya Mudah Ikan Cupang

1001 Cara Lengkap Budidaya Mudah Ikan Cupang – Ikan cupang Betta sp. Adalah habitat asli ikan air tawar adalah beberapa negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan ini memiliki bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.
Cara Budidaya Ikan Cupang
Cara Budidaya Ikan Cupang
Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Di Indonesia ada cupang asli, salah satunya adalah Betta channoides yang ditemukan di Pampanga, Kalimantan Timur. Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan untuk waktu yang lama sehingga ketika ikan ditempatkan dalam sebuah wadah dengan volume air sedikit dan tidak adanya alat sirkulasi udara aerator, ikan ini masih bisa bertahan.

Pemilihan Indukan Ikan Cupang

Induk cupang jantan :

Berumur setidaknya 4-8 bulan

Bentuk badan panjang

Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif

Gerakannya agresif dan lincah

Induk cupang betina:

Berumur setidaknya 3-4 bulan

Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit

Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik

Gerakannya lambat

Ciri – Ciri Indukan Unggul

Seritnya ekor harus bentuk yang sama dan rapi.

Ekor posisi tubuh ikan harus di tengah-tengah dan seimbang, tidak sedikit menjorok ke atas.

Pilih ikan yang bertubuh besar, tidak memanjang, karena memperpanjang waktu berkembang menjadi ikan besar antara ekor dan sirip akan ada kesenjangan. (Kurang padat).

Pangkal ekor harus tebal, jika tipis maka selama pengembangan ikan tidak meningkatkan lebar ekor.

Pilih ikan yang sering / senang bermain di dasar atau tengah air, seolah-olah ikan sering bermain di kemungkinan vena ekor luas seritnya akan rusak.

Jika ikan yang kita sukai sering dimainkan di permukaan air, sehingga ikan tidak bermain di atas sekat yang menutup akuarium ditutup setengah saja (dari atas ke tengah), sehingga hanya terlihat dari tengah ke bawah.

Proses Budidaya Ikan Cupang

Isi wadah dengan air bersih dengan ketinggian 15 – 30 Cm.

Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai tempat untuk burayak berlindung.

Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat, sekadarnya saja.

Bila terlalu banyak, tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.

Masukkan induk ikan cupang jantan lebih dahulu.

Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah.

Ikan cupang jantan tersebut akan membuat gelembung-gelembung udara.

Gunanya untuk menyimpan telur yang sudah dibuahi.

Untuk memancing ikan cupang jantan membuat gelembung, bisa juga dimasukkan ikan cupang betina tetapi dipisah.

Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (bekas gelas akua) dan benamkan kedalam wadah.

Setelah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang biasanya terjadi di pagi hari sekitar pukul 7-10 atau sore hari sekitar pukul 4-6.

Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.

Setelah terjadi pembuahan angkat segera indukan betina, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak adalah cupang jantan.

Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi.

 Apabila indukan betina tidak diangkat, maka telur-telur yang telah dibuahi akan dimakan si betina.

Setelah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak.

Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.

Pemberian Pakan Cupang

Setelah tiga hari dari telur menetas, berikan pakan berupa kutu air jenis Moina atau Daphnia. Pemberian pakan jangan lebih banyak dari benih ikan karena kutu air berpotensi akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.

Dalam satu kali perkawinan biasanya ikan cupang akan menghasilkan 400-1000 butir telur.

Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung sejak menetas.

Pindahkan benih ikan tersbeut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.

Setelah 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah berdasarkan jenis kelaminnya dan sudah bisa dinikmati keindahannya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tersebut ke wadah pembesaran.

Baca Juga :

Demikian Pembahasan Tentang 1001 Cara Lengkap Budidaya Mudah Ikan Cupang Semoga Dapat Bermanfaat Dan Membantu Para Pembaca SeputarIkan.Com Aminn …. ^_^
1001 Cara Lengkap Budidaya Mudah Ikan Cupang | seputarikan | 4.5