10 Cara Ampuh Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Ikan Nila

10 Cara Ampuh Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Ikan Nila – Dalam budidaya ikan nila semua petani pasti pernah mengalami hambatan karena adanya serangan hama dan penyakit yang juga akan mempengaruhi pada kuantitas hasil pertanian ikan nila. Untuk itu sangat penting di lakukan proses pengendalian hama dan penyakit dalam budidaya ikan nila ini untuk mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan target dan sasaran yang di tuju.
Pengendalian Hama Dan Penyakit Budidaya Ikan Nila
Pengendalian Hama Dan Penyakit Budidaya Ikan Nila

Pencegahan hama dan penyakit budidaya ikan nila

Pencegahan adalah langkah yang paling efektif untuk mengurangi risiko hama dan penyakit ikan nila. Karena ketika hama dan penyakit sudah menyerang, biaya mitigasi akan lebih besar. Pengolahan dasar kolam, yang mengering, pengapuran dan pemupukan.

Pengeringan dilakukan dengan pengeringan dasar kolam setiap waktu untuk memulai budidaya. Sinar matahari dapat membunuh hama dan penyakit yang mungkin ada dalam periode budidaya sebelumnya. Pengapuran dasar kolam juga membantu mematikan penyakit yang paling. Untuk lebih jelasnya silakan lihat persiapan kolam untuk budidaya ikan.

Berikut Langkah – Langkah Yang Dapat Di Lakukan Dalam Pencegahan Hama Dan Penyakit Budidaya Ikan Nila :

Memasang filter atau saringan pada pintu pemasukan air untuk mencegah sebagian hama dan vektor pembawa penyakit masuk ke dalam kolam.

Lakukan secara rutin pemberantasan hama secara mekanis (diambil atau dibunuh) dan pemberantasan hama secara biologis (mempertahankan predator alami hama). Apabila hama tetap membandel bisa dipertimbangkan menggunakan obat-obatan kimia.

Gunakan bibit ikan nila unggul yang tahan terhadap penyakit. Bibit sebaiknya didapatkan dari sumber terpercaya, seperti litbang-litbang perikanan.

Mengurangi kepadatan ikan agar tidak terjadi kontak antar ikan secara langsung. Dengan jarangnya populasi, kadar oksigen terlarut dalam air kolam akan lebih banyak.

Berikan pakan dengan takaran yang tepat untuk menghindari terjadinya penumpukan sisa pakan dalam kolam. Sisa pakan akan membusuk sehingga menurunkan kualitas lingkungan kolam dan menjadi tempat berkembangbiaknya bibit penyakit.

Lakukan penanganan ikan secara hati-hati pada saat penebaran atau pemindahan antar kolam, agar ikan tidak terluka yang memicu infeksi penyakit.

Pengendalian Serangan Hama

1. Bebeasan (Notonecta)Hama ini cuuku berbahaya bagi benih karena sengatannya. Untuk Mengatasi serangan hama jenis ini dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut :

Pengendalian  tuangkan minyak tanah ke permukaan air 500 cc/100 meter persegi.

2. Ucrit (Larva cybister)

Menjepit badan ikan dengan taringnya hingga robek. Untuk Mengatasi serangan hama jenis ini dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut :

Hindari bahan organik menumpuk di sekitar kolam agar tidak mengundang hewan ini berkumpul dan akhirnya menjadai hama dalam budidaya.

3. Katak

Katak gemar sekali makan telur telur ikan. Untuk Mengatasi serangan hama jenis ini dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut :

Sering di lakuakan pengontrolan pada malam hari pada telur yang mengapung,

Jik ada katak yang berkeliaran di sekitar kolam tangkap dan buang.

4. Ular

Ular sangat senang menyerang benih dan ikan kecil. Untuk Mengatasi serangan hama jenis ini dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut :

Lakukan penangkapan,

Pemagaran kolam.

Dan Pasang Jebakan.

5. Burung Pemangsa Ikan

Memakan benih yang berwarna menyala seperti merah, kuning. Untuk Mengatasi serangan hama jenis ini dapat di lakukan dengan cara sebagai berikut :

Beri penghalang bambu agar supaya sulit menerkam;

Diberi rumbai-rumbai atau tali penghalang.

Pengendalian Serangan Penyakit 

1. Penyakit pada kulitBiasanya Ikan yang terserang penyakit ini di tandai dengan adanya :

Pada bagian tertentu berwarna merah,

Berubah warna dan tubuh berlendir.

Pengendalian

Direndam dalam larutan PK (kalium permanganat) selama 30-60 menit dengan dosis 2 gram/10 liter air,

Pengobatan dilakukan berulang 3 hari kemudian.

Direndam dalam Negovon (kalium permanganat) selama 3 menit dengan dosis 2-3,5 %.

2. Penyakit pada insang

Biasanya Ikan yang terserang penyakit ini di tandai dengan adanya

Tutup insang bengkak,

Lembar insang pucat/keputihan.

Pengendalian

Direndam dalam larutan PK (kalium permanganat) selama 30-60 menit dengan dosis 2 gram/10 liter air,pengobatan dilakukan berulang 3 hari kemudian.

Direndam dalam Negovon (kalium permanganat) selama 3 menit dengan dosis 2-3,5 %.

3. Penyakit pada organ dalam

Biasanya Ikan yang terserang penyakit ini di tandai dengan adanya :

Perut ikan bengkak,

Sisik berdiri,

Ikan tidak gesit.

Pengendalian

Direndam dalam larutan PK (kalium permanganat) selama 30-60 menit dengan dosis 2 gram/10 liter air,pengobatan dilakukan berulang 3 hari kemudian.

Direndam dalam Negovon (kalium permanganat) selama 3 menit dengan dosis 2-3,5 %.

4. Trichodina sp

Jenis mikroorganisme yang menjadi parasit pada ikan air tawar dan ikan air laut. Parasit ini biasanya menyerang di luar seperti kulit, sirip dan insang.Tanda adalah luka terlihat organ-organi diserang. Dapat dicegah dengan menjaga sanitasi kolam dan memasang filter air atau sedimentasi basin pada instalasi irigasi tambak. Pengobatan dapat dilakukan dengan merendam ikan yang sakit dalam larutan garam (NaCl) 500-1000 mg / liter selama 24 jam. Atau dengan larutan formalin 25 mg / liter.

5. Saprolegniasis

Sebuah penyakit yang disebabkan oleh jamur. Biasanya menyerang telur, larva dan menggoreng ikan. Bagian dari organ tubuh diserang luar. Munculnya penyakit ini seperti benang halus putih putih atau kecoklatan. Pengobatan dilakukan dengan cara merendam telur atau ikan yang menyerang perunggu hijau solusi 1 mg / liter selama 1 jam, atau larutan formalin 200-300 mg / liter selama 1-3 jam, atau NaCl 5 g / liter selama 15 menit. 

Demikian Ulasan Tentang 10 Cara Ampuh Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Ikan Nila Semoga Dapat Bermanfaat Buat Para Pembaca SeputarIkan.Com Aminnn … ^_^
10 Cara Ampuh Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Budidaya Ikan Nila | seputarikan | 4.5